Gita baru aja wisuda. IPK 3.4. Kampus negeri. Tapi pas ngelamar kerja, dia blank. Satu pertanyaan yang paling bikin dia bingung: βIni perusahaanβ¦ ngapain aja sih sebenernya?β
Jawabannya simpel: karena manusia nggak bisa ngelakuin semuanya sendiri.
Bayangin Lo Hidup di Zaman Nggak Ada βKerjaβ
Lo pengen makan nasi goreng. Lo harus:
- Nanem padi (6 bulan)
- Panen, giling jadi beras
- Cari ayam, sembelih, potong
- Nanem bawang, cabai, sayur
- Bikin kecap (fermentasi kedelai 3 bulan)
- Bikin kompor, wajan, spatula
Lo bakal kelaparan sebelum makan.
Jadi manusia pintar-pintar: βLo fokus nanem padi aja. Gue fokus masak. Dia fokus bikin wajan.β Ini namanya spesialisasi. Ini fondasi peradaban modern.
Dari Spesialisasi ke Uang
Problemnya: gimana caranya petani dapet wajan dari pandai besi? Barter? Ribet. Butuh coincidence of wants β kedua pihak harus saling butuh di waktu yang sama. Makanya manusia bikin uang. Uang itu cuma perantara. Lo kerja β dapet uang β tuker sama apa yang lo butuhin.
Rp 0 β Value yang lo hasilin kalau lo nggak bisa ngapa-ngapain
1 β Skill yang lo butuhin: bisa ngasih value ke orang lain
β β Permintaan buat orang yang bisa solve masalah nyata
Dari Spesialisasi ke Perusahaan
Oke, tiap orang spesialis. Tapi gimana caranya 500 orang spesialis yang beda-beda skill-nya β engineer, akuntan, sales, operator, desainer β kerja bareng untuk bikin SATU produk?
Itulah kenapa perusahaan ada.
Perusahaan = Mesin Koordinasi. Perusahaan adalah wadah yang:
- Ngumpulin orang-orang dengan skill berbeda
- Ngatur mereka supaya gerak ke arah yang sama
- Ngebagi hasil kerja mereka dalam bentuk gaji
- Ngangkut semua kerumitan koordinasi β lo tinggal fokus di satu peran
Perusahaan ADA karena lebih murah dan efisien ngurusin koordinasi internal daripada lo transaksi sendiri-sendiri di pasar terbuka. Ini konsep dari Ronald Coase, Nobel Ekonomi 1991.
Kenapa Perusahaan Mau Bayar Lo?
Simpel: karena lo ngasih value yang lebih gede dari gaji lo.
Perusahaan bayar lo Rp7 juta/bulan. Tapi output lo β efisiensi yang lo hasilin, proyek yang lo selesaiin, customer yang lo handle β harus lebih dari Rp7 juta. Kalau nggak, perusahaan rugi. Kalau rugi terus, perusahaan bangkrut. Kalau bangkrut, lo kehilangan kerjaan.
Ini kenapa lo nggak boleh cuma βngerjain tugas.β Lo harus ngerti gimana value lo nyambung ke uang perusahaan.
Mau tau lebih dalam? Artikel ini diadaptasi dari ebook gratis kami Dari Kampus ke Dunia Kerja: Yang Nggak Ada Diajarin di Kelas. Download gratis, baca kapan saja.