Gita lagi scroll LinkedIn. Ribuan lowongan. Startup, korporat, BUMN, konsultan. Dia bingung: โGue harus masuk yang mana? Bedanya apa?โ
Mba Rina, senior yang udah 8 tahun kerja di 3 industri berbeda, langsung jawab: โLo harus ngerti dulu: ekonomi itu berlapis-lapis. Setiap lapisan punya karakter beda. Bayar beda. Kultur beda.โ
4 Lapisan Industri
| Lapisan | Apa yang Dilakuin | Contoh Perusahaan | Karakter Kerja |
|---|---|---|---|
| Primer | Ngambil dari alam. Tambang, pertanian, perikanan, migas. | Freeport, Pertamina, Astra Agro | Remote, shift-based, benefit gede, birokrasi ketat |
| Sekunder | Ngolah bahan mentah jadi barang jadi. Manufaktur, konstruksi. | Toyota, Indofood, Unilever, Semen Indonesia | Terstruktur, KPI jelas, jalur karir rapi |
| Tersier | Ngasih jasa, bukan barang. Bank, retail, transportasi, konsultan. | Gojek, Shopee, Bank Mandiri, McKinsey | Cepat, kompetitif, networking-heavy |
| Kuarterner | Ngolah informasi dan pengetahuan. IT, R&D, fintech. | Traveloka, Tokopedia, Ruangguru, GoTo | Agile, fleksibel, stock options, culture-driven |
Insight Penting: Jurusan Lo Bukan Cuma Buat Satu Lapisan
Lo lulusan akunsi? Bisa di manufaktur (cost accounting), bank (audit), startup (finance ops). Lo lulusan psikologi? Bisa di HR semua lapisan industri, bisa di konsultan, bisa di startup yang butuh UX researcher.
Jangan nge-box diri lo cuma ke satu industri.
Supply Chain: Yang Nyambungin Semua Lapisan
Coba lo liat perjalanan satu botol sampo: dari pabrik kimia (primer) โ pabrik sampo (sekunder) โ distributor (tersier) โ Shopee (kuarterner) โ tangan lo.
Supply chain = rantai yang nyambungin semua lapisan industri. Di manapun lo kerja, lo pasti ada di titik tertentu di rantai ini.
Posisi lo di supply chain nentuin:
- Masalah apa yang lo hadepin
- Skills apa yang lo butuhin
- Value apa yang lo ciptain
Mau tau lebih dalam? Artikel ini diadaptasi dari ebook gratis kami Dari Kampus ke Dunia Kerja: Yang Nggak Ada Diajarin di Kelas. Download gratis, baca kapan saja.