Gita nanya ke Mba Rina: β€œPerusahaan duitnya dari mana sih? Kok bisa bayar gaji segitu?”

Mba Rina langsung jelasin: β€œIni bab yang paling underrated. Lo nggak mungkin ngerti kenapa efisiensi penting kalau lo nggak ngerti gimana uang mengalir di perusahaan.”

Dua Cara Perusahaan Dapet Uang

REVENUE β€” Dari jualan produk/jasa. Revenue = Harga Γ— Jumlah terjual. Sales & Marketing yang tanggung jawab.

COST β€” Semua yang keluar buat bikin produk. Bahan baku, gaji, listrik, sewa. Production & Operations yang tanggung jawab.

Rumus Paling Penting dalam Bisnis

Profit = Revenue - Cost

Kalau lo mau naik gaji, perusahaan harus naik profit. Caranya: naikin revenue, atau turunin cost. Sebagai fresh grad, lo biasanya masuk di sisi COST.

Fixed Cost vs Variable Cost

TipeArtinyaContohKenapa Penting buat Lo
Fixed CostTetap, nggak berubah walau produksi naik/turunSewa pabrik, gaji bulanan, asuransiNggak bisa lo utak-atik. Ini baseline.
Variable CostBerubah sesuai volume produksiBahan baku, kemasan, ongkir, listrik mesinIni area lo. Setiap improvement di sini = profit naik.

Contoh Konkrit: Kenapa Improvement 5% Itu Gede

Bayangin perusahaan dengan revenue Rp500 juta/bulan, cost Rp450 juta/bulan. Profit: Rp50 juta.

Lo nemu cara ngurangin waste 3%. Cost turun Rp13,5 juta/bulan. Profit baru: Rp63,5 juta. Naik 27%. Dari lo doang.

Manager lo liat angka itu. Tebak siapa yang cepet dipromosiin?


Mau tau lebih dalam? Artikel ini diadaptasi dari ebook gratis kami Dari Kampus ke Dunia Kerja: Yang Nggak Ada Diajarin di Kelas. Download gratis, baca kapan saja.